5 Penyakit Kelainan Genetik yang Bisa Muncul Karena Incest

BARITO.NET - Seorang pria berinisial M (45) dan dua orang anaknya berinisial SA (23) dan YF (15) diamankan polisi Lampung karena melakukan persetubuhan sedarah alias incest. Korban AG (18) merupakan anak kandung serta adik dan kakak para pelaku yang menyandang keterbelakangan mental.

"Sudah, ketiganya sudah jadi tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas seperti dikutip dari detiknews pada Sabtu (23/2/2019).

Incest sendiri merupakan hal yang tabu atau ilegal dilakukan hampir di seluruh dunia. Salah satu alasannya karena perilaku incest bisa berhubungan dengan menyebarnya penyakit kelainan genetik.

Apa saja penyakit genetik yang bisa muncul karena incest? Berikut rangkuman dari berbagai sumber:


1. Hemofilia

Hemofilia adalah penyakit darah yang muncul karena mutasi genetik menyebabkan seseorang kekurangan faktor pembekuan darah. Seorang penyandang hemofilia sangat rentan terhadap cedera karena tubuhnya kesulitan menghentikan perdarahan.

Incest dalam hal ini diketahui menjadi salah satu faktor risiko untuk terjadinya mutasi tersebut. Beberapa tokoh terkenal hasil hubungan incest yang menyandang hemofilia seperti contohnya Pangeran Leopold anak dari Ratu Inggris Victoria.

2. Mikrosefali

Mikrosefali adalah kelainan ukuran kepala yang kecil pada bayi baru lahir akibat otak yang tidak berkembang sempurna. Satu studi yang dipublikasikan di Annals of Translational Medicine 2016 menyusun rumus tingkat mutasi yang berhubungan dengan mikrosefali pada daerah dengan aktivitas incest.

Anak yang lahir dengan mikrosefali ada kemungkinan untuk mengalami kecacatan dan tingkat inteligensinya rendah.

3. Malformasi kongenital

Cacat lahir atau malformasi kongenital adalah kecacatan yang terjadi akibat kelainan perkembangan janin di kandungan. Studi dalam jurnal Reproductive Health tahun 2009 melihat angka cacat lahir tinggi pada populasi warga arab yang menikah dengan saudaranya.

Studi lainnya dalam jurnal Genetic Counseling 2012 menyebut kalau pernikahan di antara saudara sepupu meningkatkan prevalensi cacat lahir antara 1,7 sampai 2,8 persen.

4. Penyakit lanjutan

Satu studi dalam jurnal Medical Genetics tahun 2003 melihat dampak para pelaku incest pada kesehatan keturunannya tumbuh dewasa. Disebutkan bahwa sekitar 23-48 persen penyakit jantung koroner, kanker, hingga depresi pada populasi keturunan dapat berkaitan dengan perilaku incest orang tuanya.

Disebutkan juga bahwa sekitar 36 persen kejadian hipertensi terjadi dalam populasi keturunan berhubungan dengan incest.

5. Masalah sistem imun

Akibat berkurangnya keragaman genetik, keturunan dari pelaku incest bisa memiliki masalah sistem imun. Ini karena informasi genetik sistem imun dari orang tua yang mirip dapat membuat keturunannya kesulitan untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan.


Post Terkait

Tinggalkan Komentar