Video Hoax Surat Suara 01 Telah Dicoblos, KPU Medan Lapor Polisi

BARITO.NET – Ketua Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara, Yulhasni, telah melapor kepada polisi terkait video hoax yang menyebut kecurangan terjadi di KPU Medan, dengan adanya surat suara tercoblos untuk pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

"Melaporkan akun atas nama Muhamad Adrian. Itu akun yang pertama kali yang share informasi tentang video itu," kata Yulhasni di Kantor KPU Pusat, Minggu 3 Maret 2019.

Pihaknya berharap kepolisian bisa segera menindak tegas pelaku penyebar hoax karena mereka membuat kegaduhan. Apalagi wilayah Sumut menurutnya menjadi salah satu barometer di Indonesia.

"Kita berharap kepolisian bisa bertindak tegas, bisa mengusut karena Sumut ini selalu menjadi barometernya Indonesia. Jadi, memang masyarakat kita sangat heterogen etnis, agama, dan suku," ujar Yulhasni.

Pihaknya menyesalkan sekali hoax sudah menimpa wilayah Sumut. Ia khawatir hal semacam ini bisa memecah belah warga di sana, yang sebenarnya hidup harmonis meski berbeda pilihan politik

"Kita berharap persistiwa ini tidak menjadi ajang atau tempat orang untuk memecah belah Sumut yang sudah harmonis ini," kata Yulhasni.

Sebelumnya diberitakan, sebuah video menunjukkan kerusuhan di Kantor Komisi Pemilihan umum Medan karena adanya surat suara tercoblos viral di media sosial Facebook. Video tersebut berdurasi 6 menit 24 detik itu menyebut kerusuhan terjadi karena kecurangan terjadi di KPU Medan lantaran adanya surat suara yang tercoblos atas nama salah satu pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.

Namun ternyata video itu adalah bohong atau hoax. Video tersebut ternyata merupakan video tahun 2018 lalu saat pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati di Tapanuli Utara. (viva)


Post Terkait

Tinggalkan Komentar